Enter your keyword

HUT Pandeglang ke-140 : Menjaga Komitmen dan Konsistensi Perencanaan Pembangunan Daerah dalam Mewujudkan Pandeglang Sejahtera

HUT Pandeglang ke-140 :  Menjaga Komitmen dan Konsistensi Perencanaan Pembangunan Daerah dalam Mewujudkan Pandeglang Sejahtera

HUT Pandeglang ke-140 : Menjaga Komitmen dan Konsistensi Perencanaan Pembangunan Daerah dalam Mewujudkan Pandeglang Sejahtera

Gemah ripah loh jinawi, negeri makmur aman sentausa. Itulah harapan yang sering diungkapkan banyak orang. Segala kebutuhan hidup bisa terpenuhi dengan mudah dan merasa aman dalam menjalani kehidupan merupakan sebagian potret dari apa yang disebut dengan Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur. Tanggal 1 April Tahun 2014 Kabupaten Pandeglang genap berusia 140 Tahun, usia yang tidak lagi muda, syarat dengan pengalaman dan idealnya Pandeglang sudah bisa menggapai negeri yang Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur. Namun demikian secara empirik harus diakui bahwa sampai dengan saat ini Kabupaten Pandeglang masih menyandang predikat sebagai daerah tertinggal, padahal jika dibandingkan dengan potensi sumber daya alam dan letak geografis yang sangat strategis tidak selayaknya Pandeglang menyandang predikat daerah tertinggal.

Kondisi ini tentunya harus kita sikapi secara arif karena diera otonomi daerah dan demokratisasi dewasa kini kemajuan suatu daerah tidak semata-mata dominasi pemerintah daerah namun peran serta semua komponen masyarakat mutlak menjadi bagian terintegrasi dalam sebuah skema pembangunan daerah yang saling melengkapi satu sama lain. Hal ini bukan berarti menghilangkan kewenangan Pemerintah Daerah sebagai administrator wilayah, karena bagaimanapun juga tanggung jawab tertinggi tetap berada dipundak pemerintah daerah dalam menentukan arah dan tujuan pembangunan daerah.

Arahan pembangunan Kabupaten Pandeglang sebagaimana tertuang dalam Visi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2005-2025 yaitu mewujudkan PANDEGLANG YANG RELIGIUS, MANDIRI DAN SEJAHTERA.

Religius merupakan pijakan dalam gerak “Pandeglang membangun”, dimana masyarakat senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai agama yang dicirikan dengan sikap santun, toleran serta mengakui pluralitas kehidupan atas berbagai komponen masyarakat baik agama, suku maupun golongan sehingga terjalin keharmonisan dalam pelaksanaan pembangunan

Mandiri berarti memiliki kemampuan guna mewujudkan kehidupan yang sejajar dengan daerah lainnya khususnya di wilayah Propinsi Banten dengan mengandalkan kemampuan dan kekuatan yang dimiliki oleh masyarakat Kabupaten Pandeglang. Kemandirian juga tercermin pada ketersediaan sumber daya manusia yang berkualitas, kemampuan aparatur pemerintah dalam menjalankan tugasnya, serta kemampuan membangun jaringan kerjasama dengan berbagai kalangan guna mendukung peningkatan kemampuan daerah.

Sejahtera memiliki arti bahwa aspek kesejahteraan harus menjadi tujuan utama dari pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Pandeglang, dimana setiap kegiatan pembangunan serta produk yang dihasilkan dari pelaksanaan pembangunan harus mampu mendongkrak tingkat kesejahteraan masyarakat yang secara materiil terpenuhi kebutuhan pokoknya yang diikuti dengan peningkatan pendapatan, kesehatan, pendidikan dan rasa aman.

Dalam mewujudkan Visi Pembangunan Kabupaten Pandeglang tersebut ditempuh melalui 5 (lima) Misi Pembangunan sebagai berikut :

  1. Mewujudkan kualitas kehidupan masyarakat secara Fisik, Intelektual, Emosional dan Spiritual; adalah Membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing tinggi; Membentuk karakter dan jati diri masyarakat yang menjungjung tinggi nilai-nilai luhur agama dan budaya; Pemanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dalam perilaku produktif menghadapi tantangan global.
  2. Mewujudkan peningkatan perekonomian dengan menjadikan Pandeglang sebagai daerah yang Mandiri berbasis potensi daerah; adalah Meningkatkan pembangunan daerah dengan memperkuat perekonomian daerah berbasis keunggulan wilayah menuju keunggulan kompetitif dengan membangun keterkaitan sistem produksi dan industri pengolahan; Meningkatkan daya saing produk perekonomian yang berorientasi pasar; Pembangunan dan pengembangan infrastruktur yang maju untuk menunjang pertumbuhan ekonomi.
  3. Mewujudkan Tatanan Kehidupan Sosial yang Harmonis dan Berkeadilan; adalah Mengurangi kesenjangan sosial; Meminimalisir terjadinya degradasi moral dan penyakit masyarakat lainnya; Mewujudkan masyarakat yang dinamis, kreatif dan inovatif sehingga mampu menghadapi arus globalisasi; Menanggulangi kemiskinan dan pengangguran secara berkesinambungan; Meningkatkan kesejahteraan penyandang masalah kesejahteraan sosial; Menyediakan akses bagi masyarakat terhadap berbagai pelayanan sosial serta sarana dan prasarana ekonomi.
  4. Mewujudkan pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan hidup adalah Perbaikan pengelolaan pembangunan yang dapat menjaga keseimbangan antara pemanfaatan dan keberlanjutan sumber daya alam dan lingkungan hidup; Pemanfaatan ruang yang serasi antara penggunaan untuk pemukiman, kegiatan sosial, ekonomi dan konservasi; Pemanfaatan potensi sumber daya alam yang bernilai ekonomis secara berkesinambungan; Pengelolaan SDA dan Lingkungan Hidup untuk mendukung kualitas hidup.
  5. Mewujudkan Penyelenggaraan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Bersih; adalah Peningkatan pelayanan publik melalui reformasi birokrasi; Meningkatkan kapasitas keuangan dan pembiayaan pembangunan daerah; Meningkatkan kualitas kehidupan demokrasi; Meningkatkan ketaatan hukum masyarakat.

Arahan Pembangunan sebagaimana tertuang dalam Visi dan misi Kabupaten Pandeglang diatas memberikan kerangka yang jelas bagi daerah untuk melakukan langkah-langkah yang konkrit bagi kemajuan daerah melalui agenda pembangunan yang dilaksanakan setiap tahunnya secara berjenjang, tinggal bagaimana kemudian seluruh stakeholder pembangunan memiliki komitmen yang kuat dan secara konsisten melaksanakan itu semua.

Diusianya yang ke-140 Kabupaten Pandeglang tentu sangat mendambakan adanya peningkatan kesejahteraan hidup masyarakatnya, karena seperti yang telah diutarakan bahwa Pandeglang memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar dan posisi geografis yang sangat strategis. Berbagai macam dokumen perencanaan telah dibuat sedemikian rupa disesuaikan dengan kondisi potensi dan sosial ekonomi masyarakat, namun jujur harus kita akui bahwa hal tersebut tidak pernah berjalan dengan baik, karena kita tidak pernah “meyakini” dokumen perencanaan yang telah disepakati bersama dan secara politis seringkali keluar dari relnya.

Dengan demikian untuk membangun Pandeglang kearah yang lebih baik dan sederajat dengan daerah lainnya di Indonesia yang telah maju maka yang perlu lakukan terutama oleh penyelenggara pemerintahan adalah komitmen dan konsistensi terhadap apa yang telah disepakati bersama. Komitmen dan konsistensi akan menunjukkan keseriusan kita semua bahwa Pandeglang telah siap untuk maju mengejar ketertinggalannya.

Dirgahayu Kabupaten Pandeglang ke-140 semoga selalu dalam lindungan Allah SWT, aamiin…

Ogie Nugraha

Staff Bappeda

No Comments

Post a Comment

Your email address will not be published.