Enter your keyword

Pertanian

Kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB Kabupaten adalah merupakan yang terbesar di Kabupaten pandeglang. Pada tahun 2012, Kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB tercatat sebesar 30,32% lebih kecil dari tahun sebelumnya yaitu 31,03% pada tahun 2011. Bila dilihat selama periode 5 tahun terakhir, grafik kontribusi sektor pertanian menunjukan penurunan yang tajam. Secara terperinci akan disajikan dalam grafik dibawah ini  :

Hal tersebut sebanding dengan  laju pertumbuhan sektor tersebut yang pada tahun 2012 laju pertumbuhan sektor pertanian tercatat sebesar 3,12% lebih besar dari tahun sebelumnya yaitu -0,41% di tahun 2011.

Namun berdasarkan hasil perhitungan LQ dengan nilaiLQ>1, sektor pertanian merupakan sebagai sektor basis dan merupakan basis yang terbesar di Kabupaten Pandeglang dengan nilai LQ pada tahun 2011 sebesar 4,20 dan berubah mengalami peningkatan pada tahun 2012 yaitu menjadi 4,29.

Posisi Kabupaten Pandeglang sebagai lumbung padi Propinsi Banten haruslah dimaknai dengan serius.Dominasi sektor pertanian di dalam perekonomian merupakan suatu keuntungan karena sebagian besar penduduk di Kabupaten pandeglang menggantungkan hidup di sektor ini.Hal tersebut sebanding dengan besarnya luas lahan yang digunakan untuk pertanian. Dari 274.689  hektar luas Pandeglang, 219.950 hektar (80,07 persen) diantaranya digunakan untuk usaha pertanian seperti persawahan, ladang, kebun, kolam/tebat/empang, tambak, perkebunan besar, lahan untuk tanaman hutan rakyat dan hutan negara. Sedangkan sisanya digunakan untuk pekarangan/lahan untuk bangunan dan halaman sekitarnya, padang rumput, lahan yang sementara tidak diusahakan dan lain sebagainya.

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Pandeglang Nomor 3 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Pandeglang,kawasan yang diperuntukan pertanian yang terdiri atas kawasan Tanaman Pangan, Kawasan Tanaman Hortikultura, kawasan perkebunan dan kawan peternakan.

Untuk kawan tanaman pangan dengan komoditas utama padi, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubi kayu dan ubi jalar kurang lebih 53.951 hektar tersebar di seluruh wilayah Kabupaten. Begitu juga untuk kawasan hortikultura dengan komoditas utama durian, mangga, pisang, manggis, alpukat, rambutan, salak, cabe merah, timun, melinjo, wortel, labu siam, bawang merah, tomat, terung, sedap malam, anggrek, kencur, jahe, kunyit dan lengkuas dengan luas kurang lebih 1.313 hektar hektar tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Pandeglang.

 a.    Padi-padian

  • Padi Sawah

Dari luas lahan pertanian tersebut, luas areal persawahan sebesar 54.739 Ha.Produksi padi di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2012 tercatat sebanyak 651.076 ton.dan wilayah/Kecamatan-kecamatan penyumbang padi terbesar di Kabupaten Pandeglang antara lain Kecamatan Cikeusik, merupakan penyumbang terbesar produksi padi sawah di Kabupaten Pandeglang. Pada tahun 2012, produksi padi sawah di Kecamatan Cikeusik tercatat mencapai 58.441 ton, Disusul oleh Kecamatan Cimanggu dengan produksi 41.231 ton, Kecamatan Panimbang dengan produksi 34.049 ton , dan Kecamatan Sobang dengan produksi 33.585 ton.

  • Padi Ladang

Sedangkan untuk produksi padi ladang, Kecamatan Cimanggu merupakan penyumbang terbesar padi ladang di Kabupaten pandeglang dengan total produksi tercatat sebanyak 12.128 ton. disusul kemudian oleh Kecamatan Cibaliung dengan total produksi tercatat 11.102 ton. kemudianKecamatan Cigeulis dan Kecamatan Cibitung dengan produksi 6.938 dan 6.388 ton.

Dalam Tabel berikut disajikan wilayah-wilayah penghasil padi terbesar di Kabupaten Pandeglang

Tabel 3.2

Wilayah Penghasil Padi terbesar di Kabupaten Pandeglang

Tahun 2012

Nama Kecamatan

Padi Sawah

Padi Ladang

(Ton)

(Ton)

Cikeusik

58.441

Cimanggu

41.231

12.128

Panimbang

34.049

Sobang

33.585

Cibaliung

11.102

Cigeulis

6.938

Cibitung

6.388

Sumber : BPS Pandeglang

b.   Tanaman jenis palawija

  • Jagung

Produksi jagung di Kabupaten Pandeglang tahun 2012 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu tercatat sebanyak 15.890 ton dari 12.577 ton pada tahun 2011. Kecamatan Angsana, Kecamatan Munjul, Kecamatan Sindangresmi, dan Kecamatan Panimbang merupakan penyumbang terbesar produksi jagung di Kabupaten Pandeglang.Pada tahun 2012, produksi jagung di Kecamatan Angsana tercatat sebanyak 3.863 ton dan merupakan produksi terbesar di Kabupaten Pandeglang disusul Kecamatan munjul sebanyak 2.276 ton, Kecamatan Sindangresmi sebanyak 1.431 ton, dan Kecamatan Panimbang sebanyak 1.428 ton.

  • Kacang Kedelai

Produksi Kacang Kedelai di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2012 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu tercatat sebanyak 12.676 ton dari sebelumnya tercatat 10.050 ton pada tahun 2011. Penyumbang terbesar produksi Kacang Kedelai di Kabupaten Pandeglang yaitu Kecamatan Cimanggu.Pada tahun 2012, produksi Kacang Kedelai di Kecamatan Cimanggu tercatat 2.356 ton.disusul oleh Kecamatan Cibaliung sebanyak 2.350 ton, Kecamatan Cigeulis sebanyak 1.855 ton, dan Kecamatan Munjul sebanyak 1.193 ton.

  • Kacang Tanah

Produksi Kacang tanah di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2012 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu tercatat sebanyak 1.913,66 ton dari sebelumnya tercatat 1.615,53 ton pada tahun 2011. Penyumbang terbesar produksi Kacang tanah di Kabupaten Pandeglang yaitu Kecamatan Cimanggu. Pada tahun 2012, produksi Kacang tanah di Kecamatan Cimanggu tercatat 452,10 ton. disusul oleh Kecamatan Cadasari sebanyak 351 ton, Kecamatan Cigeulis sebanyak 209,25 ton, dan Kecamatan Cibitung sebanyak 155,25 ton.

  • Kacang Hijau

Produksi Kacang hijau di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2012 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu tercatat sebanyak 1.702,01 ton dari sebelumnya tercatat 1.616,87 ton pada tahun 2011. Penyumbang terbesar produksi Kacang hijau di Kabupaten Pandeglang yaitu Kecamatan Sindangresmi.Pada tahun 2012, produksi Kacang hijau di Kecamatan Sindangresmi tercatat sebanyak 198 ton.disusul oleh Kecamatan Cibaliung sebanyak 186 ton, Kecamatan Panimbang sebanyak 139,15 ton, dan Kecamatan Munjul 134,55 ton.

  • Ubi Kayu

Produksi Ubi Kayu di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2012 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu tercatat sebanyak 47.534 ton dari sebelumnya tercatat 27.088 ton pada tahun 2011. Penyumbang terbesar produksi Ubi Kayu di Kabupaten Pandeglang yaitu Kecamatan Sindangresmi.Pada tahun 2012, produksi Ubi Kayu di Kecamatan Sindangresmi tercatat sebanyak 4.509 ton.disusul oleh Kecamatan Mekarjaya sebanyak 4.218 ton, Kecamatan Cadasari sebanyak 3.298 ton, dan Kecamatan Patia sebanyak 3.050 ton.

  • Ubi Jalar

Produksi Ubi Jalar di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2012 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu tercatat sebanyak 17.040 ton dari sebelumnya tercatat 14.563 ton pada tahun 2011. Penyumbang terbesar produksi Ubi Jalar di Kabupaten Pandeglang yaitu Kecamatan Menes.Pada tahun 2012, produksi Ubi Jalar di Kecamatan Menes tercatat sebanyak 4.244 ton.disusul kemudia oleh Kecamatan Sindangresmi sebanyak 1.219 ton, Kecamatan Cisata sebanyak 1.137 ton, dan Kecamatan Mandalawangi sebanyak 1.094 ton.

Dalam Tabel berikut disajikan wilayah-wilayah penghasil palawija terbesar di Kabupaten Pandeglang

Tabel 3.3

Wilayah Penghasil Palawija terbesar di Kabupaten Pandeglang

Tahun 2012

Nama Kecamtan

Jagung

K. Kedelai

K. Tanah

K. Hijau

Ubi Kayu

Ubi Jalar

(Ton)

(Ton)

(Ton)

(Ton)

(Ton)

(Ton)

Angsana

3863

Munjul

2276

1193

134.55

Sindangresmi

1431

198

4509

1219

Panimbang

1428

139.15

Cimanggu

2356

452.1

Cibaliung

2350

186

Cigeulis

1855

209.25

Cadasari

351

3298

Cibitung

155.25

Mekarjaya

4218

Patia

3050

Menes

4244

Cisata

1137

Mandalawangi

1094

Sumber : BPS Pandeglang

 

c.    Tanaman jenis buah-buahan

  • Mangga

Produksi buah mangga di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2012 tercatat sebanyak 304.286 kwintal.Penyumbang terbesar produksi mangga di Kabupaten Pandeglang yaitu Kecamatan Pagelaran.Pada tahun 2012, produksi mangga di Kecamatan Pagelaran tercatat sebanyak 44.200 kwintal. disusul oleh Kecamatan Cigeulis sebanyak 40.000 kwintal, kemudian Kecamatan Sumur sebanyak 35.000 kwintal, dan Kecamatan Patia sebanyak 30.000 kwintal.

  • Manggis

Produksi buah manggis di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2012 tercatat sebanyak 107.722 kwintal.Penyumbang terbesar produksi mangga di Kabupaten Pandeglang yaitu Kecamatan Bojong.Pada tahun 2012, produksi manggis di Kecamatan Bojong tercatat sebanyak 42.250 kwintal. disusul oleh Kecamatan Cimanggu sebanyak 15.000 kwintal, kemudian Kecamatan Cisata sebanyak 9.000 kwintal, dan Kecamatan Menes sebanyak 5.830 kwintal.

  • Durian

Produksi buah durian di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2012 tercatat sebanyak 304.350 kwintal.Penyumbang terbesar produksi mangga di Kabupaten Pandeglang yaitu Kecamatan Cadasari.Pada tahun 2012, produksi durian di Kecamatan Cadasari tercatat sebanyak 32.020 kwintal. disusul kemudian oleh Kecamatan Menes sebanyak 21.200 kwintal, Kecamatan Kaduhejo sebanyak 21.000 kwintal, kemudian Kecamatan Kaduhejo sebanyak 21.000 kwintal, dan Kecamatan Banjar sebanyak 20.800 kwintal.

  • Pisang

Produksi buah pisang di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2012 tercatat sebanyak 879.464 kwintal.Penyumbang terbesar produksi mangga di Kabupaten Pandeglang yaitu Kecamatan Pagelaran.Pada tahun 2012, total produksi pisang di Kecamatan Pagelaran tercatat sebanyak 232.000 kwintal. disusul oleh Kecamatan Sukaresmi sebanyak 176.000 kwintal, kemudian Kecamatan Mandalawangi sebanyak 54.000 kwintal, dan Kecamatan Cibitung sebanyak 42.500 kwintal.

  • Rambutan

Produksi buah Rambutan di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2012 tercatat sebanyak 142.077 kwintal.Penyumbang terbesar produksi mangga di Kabupaten Pandeglang yaitu Kecamatan Mekarjaya.Pada tahun 2012, produksi rambutan di Kecamatan Mekarjaya tercatat sebanyak 17.000 kwintal. disusul oleh Kecamatan Cipeucang sebanyak 16.647 kwintal, kemudian Kecamatan Pagelaran sebanyak 12.200 kwintal, dan Kecamatan Banjar, Cisata, dan Cigeulis sebanyak 10.000 kwintal.

  • Pepaya

Produksi buah Pepaya di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2012 tercatat sebanyak 44.857 kwintal.Penyumbang terbesar produksi pepaya di Kabupaten Pandeglang yaitu Kecamatan Cikeusik.Pada tahun 2012, produksi pepaya di Kecamatan Cikeusik tercatat sebanyak 14.200 kwintal. disusul oleh Kecamatan Cimanuk sebanyak 8.100 kwintal, kemudian Kecamatan Kaduhejo sebanyak 8.050 kwintal, dan Kecamatan Banjar dan Pagelaran sebanyak 3.000 kwintal.

  • Melinjo

Produksi melinjo di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2012 tercatat sebanyak 122.749 kwintal.Penyumbang terbesar produksi melinjo di Kabupaten Pandeglang yaitu Kecamatan Carita.Pada tahun 2012, produksi melinjo di Kecamatan Carita tercatat sebanyak 25.500 kwintal. disusul kemudian oleh Kecamatan Cimanggu sebanyak 14.350 kwintal, kemudian Kecamatan Cikedal sebanyak 8.800 kwintal, dan Kecamatan Cigeulis dan Pagelaran sebanyak 8.500 kwintal.

Dalam Tabel berikut disajikan wilayah-wilayah penghasil buah-buahan terbesar di Kabupaten Pandeglang

Tabel 3.4

Wilayah Penghasil Buah-buahan terbesar di Kabupaten Pandeglang

Tahun 2012

Nama Kecamatan

Mangga

Manggis

Durian

Pisang

Rambutan

Pepaya

Melinjo

(Kwintal)

(Kwintal)

(Kwintal)

(Kwintal)

(Kwintal)

(Kwintal)

(Kwintal)

Pagelaran

44200

232000

12200

3000

8500

Cigeulis

40000

10000

8500

Sumur

35000

Patia

30000

Bojong

42250

Cimanggu

15000

14350

Cisata

9000

10000

Menes

5830

21200

Cadasari

32020

Kaduhejo

21000

8050

Banjar

20800

10000

3000

Sukaresmi

176000

Mandalawangi

54000

Cibitung

42500

Mekarjaya

17000

Cipeucang

16647

Cikeusik

14200

Cimanuk

8100

Carita

25500

Cikedal

8800

Sumber : BPS Pandeglang

 

d.    Tanaman jenis sayur-sayuran

  • Kacang Panjang

Produksi Kacang Panjang di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2012 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yaitu tercatat sebanyak 65.476 kwintal.Penyumbang terbesar produksi kacang panjang di Kabupaten Pandeglang yaitu Kecamatan Cadasari.Pada tahun 2012, produksi kacang panjang di Kecamatan cadasari tercatat sebanyak 3.420 kwintal. disusul kemudian oleh Kecamatan Sindangresmi, Picung, dan Pagelaran sebanyak 2.900 kwintal, kemudian Kecamatan Kaduhejo sebanyak 2.650 kwintal, dan Kecamatan Koroncong dan Sukaresmi sebanyak 2.440 kwintal.

  • Cabe Besar

Produksi cabe besar di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2012 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yaitu tercatat sebanyak 40.415 kwintal.Penyumbang terbesar produksi cabe besar di Kabupaten Pandeglang yaitu Kecamatan Pandeglang.Pada tahun 2012, produksi cabe besar di Kecamatan Pandeglang tercatat sebanyak 2.180 kwintal. disusul kemudian oleh Kecamatan Cadasari sebanyak 2.170 kwintal, kemudian Kecamatan Sindang resmi sebanyak 1.900 kwintal, dan Kecamatan Koroncong dan Jiput sebanyak 1.770 kwintal.

  • Cabe Rawit

Produksi cabe rawit di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2012 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yaitu tercatat sebanyak 35.515 kwintal.Penyumbang terbesar produksi cabe rawit di Kabupaten Pandeglang yaitu Kecamatan Cadasari.Pada tahun 2012, produksi cabe rawit di Kecamatan Cadasari yaitu tercatat sebanyak 2.300 kwintal. disusul kemudian oleh Kecamatan Mekarjaya sebanyak 1.775 kwintal, kemudian Kecamatan Panimbang sebanyak 1.555 kwintal, dan Kecamatan Cikeusik dan Banjar yaitu sebanyak 1.280 kwintal.

  • Terung

Produksi terung di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2012 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yaitu tercatat sebanyak 43.340 kwintal.Penyumbang terbesar produksi terung di Kabupaten Pandeglang yaitu Kecamatan Cadasari.Pada tahun 2012, produksi terung di Kecamatan Cadasari tercatat sebanyak 4.410 kwintal. disusul kemudian oleh Kecamatan Koroncong sebanyak 2.550 kwintal, kemudian Kecamatan Mekarjaya sebanyak 2.160 kwintal, dan Kecamatan Pandeglang sebanyak 2.140 kwintal.

  • Ketimun

Produksi ketimun di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2012 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yaitu tercatat sebanyak 70.595 kwintal.Penyumbang terbesar produksi ketimun di Kabupaten Pandeglang yaitu Kecamatan Cadasari.Pada tahun 2012, produksi ketimun di Kecamatan Cadasari yaitu tercatat sebanyak 5.560 kwintal. disusul kemudian oleh Kecamatan Sindangresmi sebanyak 3.280 kwintal, kemudian Kecamatan Picung sebanyak 3.000 kwintal, dan Kecamatan Mandalawangi yaitu sebanyak 2.570 kwintal.

  • Tomat

Produksi tomat di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2012 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya yaitu tercatat sebanyak 28.405 kwintal.Penyumbang terbesar produksi tomat di Kabupaten Pandeglang yaitu Kecamatan Cadasari.Pada tahun 2012, produksi tomat di Kecamatan Cadasari yaitu tercatat sebanyak 5.140 kwintal. disusul kemudian oleh Kecamatan pulosari yaitu sebanyak 2.150 kwintal, kemudian Kecamatan Koroncong sebanyak 2.060 kwintal, dan Kecamatan Sindangresmi yaitu sebanyak 1.990 kwintal.

  • Jamur

Produksi jamur di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2012 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yaitu tercatat sebanyak 73.510 kwintal.Satu-satu Kecamatan penyumbang terbesar produksi jamur di Kabupaten Pandeglang yaitu Kecamatan Mandalawangi.Pada tahun 2012, produksi jamur di Kecamatan Mandalawangi yaitu tercatat sebanyak 69.100 kwintal.

Dalam Tabel berikut disajikan wilayah-wilayah penghasil sayur-sayuran terbesar di Kabupaten Pandeglang

 Tabel 3.5

Wilayah Penghasil Sayur-sayuran terbesar di Kabupaten Pandeglang

Tahun 2012

Nama Kecamtan

K. Panjang

Cabe Besar

Cabe Rawit

Terung

Ketimun

Tomat

Jamur

(Kwintal)

(Kwintal)

(Kwintal)

(Kwintal)

(Kwintal)

(Kwintal)

(Kwintal)

Cadasari

3420

2170

2300

4410

5560

5140

Sindangresmi

2900

1900

3280

1990

Picung

2900

3000

Pagelaran

2900

Kaduhejo

2650

Sukaresmi

2440

Koroncong

2440

1770

2550

2060

Pandeglang

2180

2140

Jiput

1770

Mekarjaya

1775

2160

Panimbang

1555

Cikeusik

1280

Banjar

1280

Mandalawangi

2570

69100

Pulosari

2150

Sumber : BPS Pandeglang

 

e.   Tanaman Biofarmaka

  • Laos

Produksi laos di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2012 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yaitu tercatat sebanyak 145.558 kg. Salah satu penyumbang terbesar produksi laos di Kabupaten Pandeglang yaitu Kecamatan Cadasari. Pada tahun 2012, produksi laos di Kecamatan Cadasari yaitu tercatat sebanyak 26.000 kg. disusul kemudian oleh Kecamatan Sumur yaitu sebanyak 21.000 kg, kemudian Kecamatan Angsana sebanyak 20.900 kg, dan Kecamatan Sindangresmi yaitu sebanyak 13.100 kg.

  • Kencur

Produksi kencur di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2012 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yaitu tercatat sebanyak 335.852 kg.Salah satu penyumbang terbesar produksi kencur di Kabupaten Pandeglang yaitu Kecamatan Cibitung.Pada tahun 2012, produksi kencur di Kecamatan Cibitung yaitu tercatat sebanyak 120.000 kg. disusul kemudian oleh Kecamatan Cadasari yaitu sebanyak 75.000 kg, kemudian Kecamatan Cibaliung yaitu sebanyak 60.000 kg, dan Kecamatan Sindangresmi yaitu sebanyak 14.250 kg.

  • Kunyit

Produksi kunyit di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2012 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yaitu tercatat sebanyak 119.270 kg.Salah satu penyumbang terbesar produksi kunyit di Kabupaten Pandeglang yaitu Kecamatan Cadasari.Pada tahun 2012, produksi kunyit di Kecamatan Cadasari yaitu tercatat sebanyak 30.000 kg. disusul kemudian oleh Kecamatan Majasari yaitu sebanyak 13.200 kg, kemudian Kecamatan Angsana yaitu sebanyak 12.150 kg, dan Kecamatan Sumur yaitu sebanyak 10.000 kg.

  • Mahkota Dewa

Produksi mahkota dewa di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2012 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yaitu tercatat sebanyak 200.300 kg.Salah satu penyumbang terbesar produksi mahkota dewa di Kabupaten Pandeglang yaitu Kecamatan Cimanuk.Pada tahun 2012, produksi mahkota dewa di Kecamatan Cimanuk yaitu tercatat sebanyak 109.000 kg.disusul kemudian oleh Kecamatan Sindangresmi yaitu sebanyak 50.000 kg, dan Kecamatan Banjar yaitu sebanyak 16.700 kg.

  • Lidah Buaya

Produksi lidah buaya di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2012, yaitu tercatat sebanyak 14.640 kg.Salah satu penyumbang terbesar produksi lidah buaya di Kabupaten Pandeglang yaitu Kecamatan Majasari.Pada tahun 2012, produksi lidah buaya di Kecamatan Majasari yaitu tercatat sebanyak 10.400 kg.Sisa nya dari Kecamatan Pandeglang, Bojong, dan Kaduhejo. .

Dalam Tabel berikut disajikan wilayah-wilayah penghasil tanaman biofarmaka terbesar di Kabupaten Pandeglang

Tabel 3.6

Wilayah Penghasil Tanaman Biofarmaka terbesar

di Kabupaten Pandeglang

Tahun 2012

Nama Kecamtan

Laos

Kencur

Kunyit

Mahkota Dewa

Lidah Buaya

(Kg)

(Kg)

(Kg)

(Kg)

(Kg)

Cadasari

26000

75000

30000

Sumur

21000

10000

Angsana

20900

12150

Sindangresmi

13100

14250

50000

Cibitung

120000

Cibaliung

60000

Majasari

13200

10400

Cimanuk

109000

Banjar

16700

Sumber : BPS Pandeglang

 

f.  Komoditas Tanaman Perkebunan

Sub sektor perkebunan memiliki kontribusi yang cukup besar dalam pembangunan sektor pertanian. Salah satu tujuan pembangunan sub sektor perkebunan adalah peningkatan mutu dan produksi hasil perkebunan. Kegiatan sub sektor perkebunan di Kabupaten Pandeglang dilaksanakan oleh perusahaan perkebunan besar baik swasta maupun milik negara dan perkebunan rakyat. Komoditi tanaman perkebunan yang potensial adalah kelapa, cengkeh, kopi, kelapa sawit dan karet.Menurut catatan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Pandeglang, luas tanaman perkebunan rakyat umumnya mengalami peningkatan dari tahun 2011 ke 2012.

Dari ke empat potensi tanaman perkebunan di Kabupaten Pandeglang, kelapa merupakan produksi yang paling banyak.Disusul kemudian oleh kelapa sawit, cengkeh dan karet.Daerah-daerah penghasil kelapa terbesar diantaranya Kecamatan Carita, Kecamatan Labuan, Kecamatan Pagelaran, dan Kecamatan Munjul.Sedangkan daerah penghasil kelapa sawit terbesar adalah Kecamatan Cikeusik, Kecamatan Munjul, kemudian Kecamatan Sindangresmi, dan Kecamatan Angsana.Untuk komoditas cengkeh, daerah-daerah penghasil cengkeh terbesar diantaranya Kecamatan Majasari, Kecamatan Panimbang, Kecamatan Carita, dan Kecamatan Labuan.Dan untuk tanaman karet, Kecamatan Picung, Kecamatan Angsana, dan Kecamatan Sindangresmi merupakan daerah penghasil karet terbesar.Sedangkan Kecamatan Sobang, Kecamatan Cibitung, dan Kecamatan Cadasari merupakan daerah penghasil kopi terbesar di Kabupaten Pandeglang.

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Pandeglang Nomor 3 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Pandeglang,kawasan yang diperuntukan untuk lahan perkebunan dengan komoditas utama Kelapa sawit, Kelapa, Cengkeh, Kakao, Kopi, lada dan aren adalah sebagai berikut :

  1. Kecataman Cadasari
  2. Kecamatan Karangtanjung
  3. Kecamatan Pandeglang
  4. Kecamatan Majasari
  5. Kecamatan Banjar
  6. Kecamatan Mandalawangi
  7. Kecamatan Pulosari
  8. Kecamatan Jiput
  9. Kecamatan Bojong
  10. Kecamatan Picung
  11. Kecamatan Menes
  12. Kecamatan Munjul
  13. Kecamatan Mekarjaya
  14. Kecamatan Cikedal
  15. Kecamatan Panimbang
  16. Kecamatan Sindangresmi
  17. Kecamatan Sobang

g.   Komoditas Tanaman Hutan

Menurut fungsinya hutan dibagi menjadi 4 (empat) kategori yaitu hutan produksi, hutan konservasi, hutan lindung dan hutan dengan tujuan khusus (hutan penelitian dan pendidikan). Tabel 5.4.1 menunjukkan bahwa sampai dengan tahun 2012, luas taman nasional di Kabupaten Pandeglang seluas 78.619 hektar atau meliputi 64,61 persen dari luas hutan keseluruhan. Perkembangan produksi kehutanan Kabupaten Pandeglang selama tahun 2012 berdasarkan data BKPH Kecamatan Sobang dan Cikeusik, Produksi kayu Mahoni mengalami peningkatan, tercatat dari total produksi kayu sebanyak 24.546.612 m3 , 52,51 persen adalah produksi kayu jati atau sebanyak 12.888.592 m3 kayu. Diikuti produksi kayumahoni sebanyak 10.271.890 m3 atau sekitar 41,85 persen dari total produksi.

h.  Peternakan

Pembangunan sektor peternakan ditujukan untuk meningkatkan populasi dan produksi ternak/unggas dalam rangka perbaikan gizi masyarakat dan meningkatkan pendapatan petani ternak, khususnya di daerah pedesaan.Jenis ternak/unggas yang diusahakan di Kabupaten Pandeglang terdiri dari ternak besar (sapi, kerbau, kuda), ternak kecil (kambing, domba) dan unggas (ayam buras, ayam pedaging dan itik). Populasi ternak terbanyak tahun 2012 adalah ayam buras dengan jumlah 2.343.782 ekor, sedangkan yang paling sedikit adalah kuda dengan jumlah 40 ekor. Dibandingkan tahun 2011 populasi ternak relatif mengalami peningkatan pada semua jenis ternak, kecuali sapi dan kuda.

Ayam buras adalah jenis unggas dengan populasi paling banyak.Hampir di setiap daerah/Kecamatan populasi ayam buras merupakan yang terbanyak. Jika diurut daerah-daerah dengan populasi ayam buras terbanyak, Kecamatan Banjar, Kecamatan Pagelaran, dan Kecamatan Saketi merupakan populasi ayam buras terbanyak di Kabupaten Pandeglang.

Setelah ayam  buras, populasi terbanyak kedua adalah ayam ras pedaging. Pada tahun 2012 populasi ayam ras pedaging di Kabupaten Pandeglang tercatat sebanyak 1.445.991 ekor. Dari populasi tersebut, jika diurut daerah-daerah dengan populasi ayam terbanyak adalah Kecamatan Mandalawangi, Kecamatan Labuan, dan Kecamatan Banjar dengan populasi ayam ras pedaging paling banyak di Kabupaten Pandeglang.

Dan Itik adalah jenis unggas yang populasi nya paling sedikit.Pada tahun 2012 jumlah populasi itik di Kabupaten Pandeglang tercatat sebanyak 162.454 ekor. Dari populasi tersebut, Kecamatan  Sumur, Kecamatan Cigeulis, dan Kecamatan munjul merupakan daerah-daerah dengan populasi itik paling banyak.

Dalam Tabel berikut disajikan wilayah-wilayah dengan populasi ternak unggas terbanyak di Kabupaten Pandeglang

 

Tabel 3.7

Wilayah Penghasil Ternak Unggas terbesar

di Kabupaten Pandeglang

Tahun 2012

Nama Kecamtan

Ayam Buras

Ayam Ras

Itik

(Ekor)

(Ekor)

(Ekor)

Banjar

100030

101146

Pagelaran

99618

13915

Saketi

94940

Mandalawangi

223229

Labuan

118896

Sumur

93673

6451

Cigeulis
Munjul
Patia

11286

                                     Sumber : BPS Pandeglang

Bika dilihat dari peruntukannya berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Pandeglang Nomor 3 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Pandeglang, wilayah-wilayah tersebut sudah sesuai dengan kawasan potensi ternak unggas.

Untuk ternak kecil (kambing dan domba) pada tahun 2012 jumlah populasi kambing di Kabupaten Pandeglang tercatat 178.813 ekor. Dari populasi tersebut, Kecamatan  Sumur dan Kecamatan Cimanggu merupakan daerah-daerah dengan populasi kambing paling banyak. Sedangkan jumlah populasi domba tercatat sebanyak 162.454 ekor.Dari populasi tersebut, Kecamatan Sumur, Kecamatan Cigeulis, dan Kecamatan munjul merupakan daerah-daerah dengan populasi domba paling banyak.

Sedangkan untuk populasi ternak besar seperti kerbau, Kecamatan Cimanggu dan Kecamatan Pagelaran merupak daerah dengan populasi kerbau terbanyak.

Dalam Tabel berikut disajikan wilayah-wilayah dengan popupasi ternak besar dan ternak kecil terbanyak di Kabupaten Pandeglang

Tabel 3.8

Wilayah Penghasil Ternak Besar dan Kecil terbesar

di Kabupaten Pandeglang

Tahun 2012

Nama Kecamtan

Sapi

Kerbau

Kambing

Domba

(Ekor)

(Ekor)

(Ekor)

(Ekor)

Panimbang

207

Cikeusik

138

Picung

91

Cimanggu

3323

12094

7297

Pagelaran

2766

Cigeulis

2577

9683

8737

Sumur

15178

8740

Munjul

7435

Cipeucang

7199

Sumber : BPS Pandeglang

 

i.   Perikanan

Berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pandeglang, tahun 2012 produksi budidaya perikanan air tawar mencapai 9.850,1 ton atau senilai 183,26 milyar rupiah dengan produksi tertinggi berupa budidaya ikan mas yaitu sebesar 3.788,34 ton. Sedangkan produksi budidaya perikanan air payau mencapai 1.118,55 ton atau senilai 25,33 milyar rupiah dengan produksi tertinggi berupa ikan bandeng yaitu sebesar 851 ton. Sementara itu budidaya perikanan air laut mencapai 1.426,00 ton atau senilai 108,71 milyar rupiah.

  • Ikan air tawar

Budidaya perikanan air tawar di Kabupaten Pandeglang sangat potensial.Hal tersebut dapat disebabkan sebagian besar daerah/Kecamatan di Kabupaten Pandeglang memiiki budidaya perikanan air tawar.Dan Kecamatan Pagelaran merupakan daerah penghasil ikan air tawar terbesar di Kabupaten Pandeglang. Pada tahun 2012, jumlah produksi ikan air tawar di Kecamatan Pagelaran tercatat sebanyak 601.74 Ton atau senilai 13,17 milyar rupiah.

  • Ikan air payau dan air laut

Sedangkan untuk budidaya perikanan air payau dan perikana air laut, Kecamatan Sumur merupakan daerah penghasil ikan air payau dan air laut terbesar di Kabupaten Pandeglang. Pada tahun 2012, jumlah produksi ikan air payau di Kecamatan Sumur tercatat sebanyak 186 Ton atau senilai 11,16 milyar rupiah, sedangkan jumlah produksi ikan air laut tercatat sebanyak 625 ton atau senilai 79,78 milyar rupiah.

Dalam Tabel berikut disajikan wilayah-wilayah penghasil ikan terbesar di Kabupaten Pandeglang.

 

Tabel 3.9

Wilayah Penghasil Ikan terbesar di Kabupaten Pandeglang

Tahun 2012

Nama Kecamtan

Ikan Air Tawar

Ikan air Payau

Ikan Air Laut

(Ton)

(Ton)

(Ton)

Banjar

699.71

Pagelaran

601.74

92.55

Cisata

522

Sumur

186

625

Panimbang

610

810

                                    Sumber : BPS Pandeglang

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Pandeglang Nomor 3 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Pandeglang,kawasan yang diperuntukan untuk lahan perikanan adalah untuk komoditas ikan air tawar, lahan yang dialokasikan tersebar diareal persawahan khususnya pandeglang utara dan pandeglang tengah. Sedangkan untuk budidaya komoditas ikan air payau dan ikan air laut adalah Kecamatan Sumur dan Kecamatan Panimbang.